Register
Headlines
Belajar Bersama di Sekolah Tinggi Agama Budha Kertarajasa Malang PDF Cetak Email
Minggu, 23 Maret 2014 04:18

 

Memasuki pintu gerbang sekolah tinggi agama buddha (STAB) kertarejasa, sepasang gapura hitam menyambut dengan kokohnya. Terletak di kota Batu, lingkungan STAB terlihat sejuk dan asri. Dingin pagi menyentuh pori-pori kulit kami yang baru tiba dari perjalanan jauh Jogjakarta-Malang. Burung-burung tampak beterbangan, bersiul-siul menyemarakkan pagi. Saya dan Halimah mendapat kesempatan berkunjung ke STAB atas undangan Mbak Efi Latifah, dosen Bahasa Indonesia STAB. Kami akan belajar dan berbagi bersama mahasiswa STAB tentang menulis cerpen. Dan tentu saja ini pengalaman pertama bagi kami untuk masuk ke dalam kelas, berhadapan dengan para sam dan sila dengan uniform mereka yang khas.

Kelas pagi dimulai pukul 09.00. Para sam, mahasiswa laki-laki yang berpakaian warna coklat-orange, dan para sila, mahasiswa perempuan yang berpakai putih, sudah duduk di bangku masing-masing. Kelas mereka tidak dipisah seperti kebanyakan kelas sekolah-sekolah di pesantren. Kami diperkenalkan oleh Mbak Latifah, sebelum masuk ke sesi membaca cerita pendek. Mereka terlebih dahulu dibagi ke dalam kelompok, membaca cerpen yang sama untuk satu kelompoknya. Kami juga menyediakan toolkit untuk memandu mereka memahami cerita dan membuat kerangka cerita sendiri. Suasana hening. Mereka khusyuk membaca.

 
Apresiasi Sastra di MI Sultan Agung Yogyakarta PDF Cetak Email
Rabu, 19 Maret 2014 16:13

 

Siang itu Masjid Sultan Agung tampak ramai. Usai shalat, para siswa-siswi kelas 4 dan 5 tak langsung meninggalkan masjid. Mereka akan mengepresiasi sastra bersama Isma Kazee dan Anis Samara dari Matapena Kids. Lalu apa yang mereka lakukan? Pertama teman-teman kecil ini diajak berkenalan dan berbagi tentang bagaimana cara membaca puisi dan cerita. Mereka hebat-hebat. Misalnya Kayla, ia mengatakan, untuk membaca puisi yang bagus harus berirama dan jelas. Lalu, Nabila juga menjelaskan, "Harus dengan intonasi." Pendek kata, mereka sudah mengerti teori membaca puisi dan cerita.

Lalu Anis Samara mengajak teman-teman ini bermain cermin untuk mengekspresikan rasa marah, sedih, gembira melalui raut muka. Suasana menjadi semakin seru. Lumayan repot juga mengatur anak-anak yang berjumlah kurang lebih 70 orang itu. Apalagi ketika sampai pada ekspresi marah, mereka langsung meninju, memukul, dan menendang. Karena yang sedang berkaca juga menirukan, akhirnya ada seorang anak yang terkena pukulan.

 
Jurnalis Sekolah Matapena Perdana PDF Cetak Email
Rabu, 19 Maret 2014 14:47

 

Mereka boleh jadi masih kecil-kecil, anak-anak usia kelas 1 sampai 3 SD. Tapi, mereka tampak semangat belajar dan bermain bersama Isma Kazee dan Saifuddin dari MatapenaKids. Mereka adalah siswa-siswi SDIT Anak Sholeh Sedayu Bantul Yogyakarta yang bergabung dalam program Jurnalis Sekolah MatapenaKids. Program Jurnalis Sekolah ini disasarkan untuk siswa-siswi sekolah, dan menjadi semacam ekstrakulikuler yang dilakukan secara reguler seminggu satu kali. Setelah audiensi pada bulan Desember, pihak sekolah dan Matapena Kids sepakat memilih hari Sabtu untuk kegiatan ekskul ini, dan pertemuan perdana sudah dimulai pada tanggal 25 Januari 2014.

Pada pertemuan pertama, teman-teman MatapenaKids ini bermain pohon harapan dan berbagi cerita kenapa mereka mengikuti program ini. Responsenya macam-macam, tapi rata-rata karena mereka ingin belajar dan bahkan menjadi penulis. Jumlah peserta yang datang pada saat itu sekitar 25 anak, dari 30 yang mendaftar. Kelas mereka juga beragam, dari kelas 1, 2, sampai kelas 3. Cukup merepotkan memang, karena beberapa masih belajar untuk menulis.

 
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Berita

Komunitas Matapena dan IPNU Yogyakarta Sepakat Melaksanakan LSdP #11

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) DI Yogyakarta menandatangani surat kerjasama dengan Komunitas Matapena, Kamis (24/10), di Rumah Kreatif Matapena, Bantul, Yogyakarta. Kedua pihak sepakat akan menggelar kegiatan sastra di pesantren.

Kegiatan yang diberi nama Liburan Sastra di Pesantren (LSdP) ke-11 ini akan dilaksanakan pada 27-29 Desember 2013 dengan mengangkat tema “Menghargai Perbedaan dan Keragaman”. LSdP akan melibatkan remaja, sastrawan, dan budayawan Nusantara.

Wahyu Mugiono, koordinator Departemen Pendidikan dan Advokasi Pelajar IPNU, mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan Komunitas Matapena. “Tema ini merupakan gagasan menarik untuk Indonesia. Untuk remaja dan para pemuda Indonesia. Mereka perlu memahami bahwa Indonesia itu multikultur, beragam, namun tetap dalam kesatuan, unity in diversity,” tuturnya. 

IPNU juga melihat pentingnya memajukan pendidikan seni dan budaya di kalangan pemuda, di antaranya dengan memupuk potensi kepenulisan mereka lewat LSdP ke-11. “Ini jelas sangat berkaitan dengan departemen yang sedang saya ampu, yaitu departemen pendidikan dan advokasi pelajar,” tegas Wahyu. 

Selain menandatangani surat kerja sama, rapat yang dihadiri oleh dua orang perwakilan IPNU dan empat penjaga Rumah Kreatif Matapena itu juga menyepakati tanggal pelaksanaan program LSdP, pembagian kerja serta jadwal persiapannya.  LSdP ke-11 akan dilaksanakan di salah satu pesantren di Yogyakarta. “Kami akan melakukan survei lokasi, dan minggu depan sudah bisa dipastikan tempat pelaksanaannya,” jelas Wahyu.

Wahyu Mugiono berharap, proyek ini bisa melahirkan generasi bangsa yang sadar keragaman. Menjadikan toleransi sebagai cara pandang dan cara berperilaku generasi bangsa khususnya pesantren. “Sebagaimana India punya Mahatma Ghandi, pemuda dan remaja Indonesia juga mesti bisa mencontoh tokoh-tokoh toleransi di Indonesia, seperti Gus Dur,” (Halimah Garnasih)

 

Dimuat di NU.Online

Tanya Jawab

tentang yang mengikuti beasiswa santri menulis di jombang kmren bgaimna klanjutannya?
Assalamu'alaikum Wr Wb, kalau meresensi buku terbitan Matapena dan dimuat di media apakah dapat reward? Terimakasih

FB FanPage



Matapena Program

Subscribe

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini4
mod_vvisit_counterMinggu ini163
mod_vvisit_counterBulan ini1756
mod_vvisit_counterTotal40857

Jajak Pendapat

Tanggapan Anda tentang Matapena
 

Video Galeri

Twitter

Galeri Kegiatan