Register
Headlines
Kunjungan dari Peserta Peace Leaders Camp PDF Cetak Email
Rabu, 12 November 2014 18:42

Tanggal 25 Oktober 2014, Komunitas Matapena menerima kunjungan dari peserta peace leaders camp yang diselenggarakan oleh Search for Common Ground di Yogyakarta. Mereka adalah duapuluh lima pemuda yang berasal dari perwakilan berbagai daerah di Indonesia, datang dari agama, adat-istiadat, dan latar belakang pendidikan yang beragam.

Dalam kunjungan tersebut Pijer Sri Laswiji dan Halimah Garnasih selaku penjaga Rumah Kreatif Komunitas Matapena berkesempatan menyambut. Pada kesempatan itu Pijer menceritakan sejarah cikal bakal dan perjuangan terbentuknya Komunitas Matapena. “Matapena hadir dan mengajak remaja khususnya yang berada di pesantren untuk menulis dan memiliki kesadaran bahwa banyak kearifan lokal disekitar kita yang bisa diangkat dalam tulisan,” ungkap Pijer. Selain itu, ia juga berbagi tentang program Matapena dan cara pengelolaan komunitas yang selama ini telah dilakukan.

Sedang Halimah berbagi lebih dalam tentang kegiatan pelatihan dan pendampingan yang menjadi fokus kerjanya. Seperti SMS (Sinau Menulis Sampeiso), bedah bakal novel dan novel, jurnalistik anak, pelatihan jurnalistik, workshop, dan LSdP (Liburan Sastra di Pesantren). “Baru-baru ini kami ke Malang, selain sharing menulis bareng mahasiswa di UIN (Universitas Islam Negeri) Maulana Malik Ibrahim, kami juga menyempatkan diri sharing bareng sam (mahasiswa atau santri putra)  dan sila (mahasiswi atau santri putri) di STAB (Sekolah Tinggi Agama Budha),” cerita Halimah pada mereka yang diantaranya adalah delegasi dari GMNI, PMII, dan Gusdurian daerah masing-masing.

 

 
Pintu Gerbang PDF Cetak Email
Rabu, 22 Oktober 2014 15:32

 


Oleh: Akhmad Fikri AF

Pintu gerbang rumah itu terbuka. Pikirmu, apa menariknya sebuah pintu gerbang terbuka? Toh sudah biasa pintu gerbang terbuka dan memang pada saat tertentu ia pasti akan dibuka.

Apa menariknya juga kita membicarakan pintu gerbang terbuka itu? Bukankah ia hanya sebuah simbol dari status sosial keluarga yang tinggal di dalamnya? Meski kadang, karena keinginan dan hasrat besar, tidak sedikit para pemilik rumah membangun pintu gerbang melebihi harga sebuah rumah sederhana ala KPR. Fungsinya pun bukan lagi semata-mata untuk keamanan. Pintu gerbang seperti hendak menunjukkan di level mana status sosial penghuninya berada.

Pintu gerbang lebih dari soal keamanan pemilik rumah. Pintu gerbang adalah soal kepantasan. Ia mereferensi sebuah karakter para penghuni rumahnya. Pintu gerbang adalah sebuah representasi kehadiran paling awal dari psikososial dan ekspresi rumit dunia batin mereka yang tinggal di dalamnya. Semakin tinggi dan gagah sebuah pintu gerbang, semakin mendorong masyarakat di luarnya untuk merumuskan pandangan sosial kepada para penghuni di dalamnya. Pintu gerbang biasa-biasa saja seperti merepresentasi penghuni di dalamnya sebagai kelompok sosial biasa pula.

 
Training Membuat Media Promosi Kesehatan PDF Cetak Email
Sabtu, 27 September 2014 00:00

 

 

Remaja santri itu tampak malu-malu, demikian juga empat orang temannya yang kebetulan satu kelompok. "Mbak, ganti tema saja ya. Risih saya menulisnya," ucapnya. Nor Ismah, salah satu fasilitator dari Matapena, balik bertanya, "Memangnya reproduksi itu apa sih?" Yang ditanya lagi-lagi tersenyum malu. "Saya ngerti artinya Mbak, tapi tidak bisa mengungkapkan," jawabnya polos.

Obrolan ringan itu terjadi pada saat teman-teman peserta training sedang akan menentukan tema dan informan untuk interview. Kelompok mereka kebagian mengangkat issue kesehatan reproduksi santri, namun bagi mereka issue tersebut masih terdengar tabu didengar dan dibicarakan. Isma lalu coba mengaitkan kesehatan reproduksi dengan materi fikih yang menjadi materi kajian mereka sehari-hari. Bahwa mereka sebenarnya juga sudah belajar tentang reproduksi, hanya istilah dan perspektifnya saja yang berbeda.

Training Membuat Media Promosi Kesehatan ini terlaksana berkat kerja sama antara Yayasan Jannur dengan Komunitas Matapena yang didampingi oleh Nor Ismah dan Pijer Sri Laswiji. Dua puluh orang santri perwakilan dari pesantren-pesantren di sekitar Yogyakarta berkumpul pada 27 September 2014 di Balai Pelatihan Kementerian Sosial Yogyakarta. Kegiatan dimulai pukul 13.00 hingga 21.30 malam. Mayoritas peserta adalah laki-laki, hanya sekitar lima peserta perempuan yang ikut. Dengan training ini, para peserta diharapkan bisa menulis dan mempromosikan pola hidup sehat ala pesantren sekaligus membagi informasi seputar kesehatan kepada para santri dan masyarakat.

 
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Berita

Mengikuti Muslim Exchange Program ke Australia

Nor Ismah bersama empat orang kader muda NU mengikuti program Australia-Indonesia Muslim Exchange (MEP) di Australia selama dua pekan. Mereka adalah Siti Tarawiyah, pengurus Fatayat wilayah Kalimantan Selatan, Sukron Makmun dari Ansor Cabang Salatiga, Ikfina Maufuriyah, salah seorang dewan guru pondok pesantren Hasyim Asy’ari, dan Zahrul Fata pengelola, salah satu pesantren di Jombang. Mereka meninggalkan Jakarta pada Ahad, 30 Maret 2014, dan akan tiba kembali di Indonesia pada Senin, 14 April 2014.

“Saya banyak mendapatkan inspirasi terkait program-program dan kegiatan untuk remaja, khususnya dalam hal dialog antar agama dan memahami perbedaan,” jelas Ikfina Maufuriyah dengan nada senang. Saat ini ia bersama teman-teman di Jepara dari berbagai background agama, etnis, dan budaya, tengah menginisiasi komunitas antaragama.

Para peserta mendapat kesempatan bertemu komunitas muslim, pemeluk Kristen, Yahudi dan Buddha, organisasi yang bergerak di bidang interfaith dialog, beberapa universitas dan sekolah-sekolah muslim selama di Australia. Perjalanan dimulai dari Melbourne, Shepparton, Canberra, dan berakhir di Sydney. Ketika di Melbourne, setiap peserta mendapat kesempatan untuk tinggal selama semalam bersama host family yang berbeda-beda, sehingga mereka bisa melihat lebih dekat kehidupan Muslim dan umat beragama lainnya di Australia. selengkapnya...

Tanya Jawab

di kmunitas mtapna apa ada kgiatan platihan menulis? soalnya sya ingin belajar jdi pnulis tpi blum tau cara2nya. sya aslnya dri blitar tp skrang blajar di jember, kalau sya mau jdi anggota matapena, saya rayonnya mlih yang mana?
assalamu'alaikum maaf saya punya kartu anggota matapena.. tapi yang saya tanyakan, saya kok buta informasi tentang matapena? terimakasih

FB FanPage



Matapena Program

Subscribe

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini106
mod_vvisit_counterMinggu ini928
mod_vvisit_counterBulan ini2577
mod_vvisit_counterTotal61843

Jajak Pendapat

Tanggapan Anda tentang Matapena
 

Video Galeri

Twitter

Galeri Kegiatan